Berita Desa 16 Mei 2025

Banjir Dua Hari Landa Desa Purwajaya, Hujan Deras Sebabkan Banjir Terparah Sejarah Desa Purwajaya

Kembali ke berita Dipublikasikan 16 Mei 2025
Banjir Dua Hari Landa Desa Purwajaya, Hujan Deras Sebabkan Banjir Terparah Sejarah Desa Purwajaya
Purwajaya, 14 Mei 2025 – Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dilanda bencana banjir parah yang terjadi selama dua hari sejak Senin, 12 Mei 2025. Hujan deras yang turun tanpa henti sejak subuh menyebabkan ketinggian air meningkat secara mendadak mulai pukul 08.00 WITA, mengagetkan banyak warga yang belum sempat bersiap.
Banjir kali ini menjadi yang terparah sepanjang sejarah Desa Purwajaya. Tidak hanya merendam kawasan yang biasanya rawan banjir, tetapi juga menjangkau rumah-rumah warga yang selama ini belum pernah terdampak. Banjir kali ini menjadi yang terparah sepanjang sejarah Desa Purwajaya. Air merendam puluhan rumah di berbagai RT, termasuk wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak pernah terdampak banjir. Dalam waktu kurang dari satu jam, air telah masuk ke rumah-rumah warga dan menggenangi jalanan desa.



Pemerintah Desa Purwajaya bersama relawan dan warga telah bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri dan penanganan darurat. Beberapa titik pengungsian sementara juga telah disiapkan untuk warga yang rumahnya tidak dapat dihuni sementara waktu.
Dampak banjir sangat dirasakan oleh warga. Banyak perabot rumah tangga rusak, warung dan usaha kecil terpaksa tutup, serta akses jalan utama desa sempat lumpuh total. Sebagian warga juga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Estimasi Dampak dan Kerusakan
Berdasarkan hasil pendataan sementara oleh Pemerintah Desa Purwajaya bersama tim gabungan di lapangan, banjir ini telah berdampak pada sekitar 700 Kepala Keluarga (KK), atau kurang lebih 2.000 jiwa.
Banjir menyebabkan kerusakan pada banyak rumah warga yang terbagi dalam beberapa kategori:
Rusak Berat (Parah): Rumah yang mengalami kerusakan struktural signifikan, sehingga tidak dapat dihuni dan memerlukan perbaikan besar.



Rusak Sedang: Rumah yang mengalami kerusakan pada bagian tertentu seperti dinding, lantai, atau atap, namun masih bisa difungsikan dengan perbaikan sedang.
Rusak Ringan: Kerusakan minor yang tidak mengganggu fungsi utama bangunan, seperti kerusakan perabot, genangan dalam rumah, atau kerusakan ringan pada dinding dan lantai.
Saat ini data yang tersedia masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring berjalannya proses pendataan dan verifikasi di lapangan. Jumlah rumah terdampak maupun tingkat kerusakannya dimungkinkan akan bertambah setelah seluruh wilayah terdampak berhasil diakses dan didata secara menyeluruh.


Kepala Desa Purwajaya menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan, terutama terhadap sistem drainase dan kesiapsiagaan desa serta mempersiapkan langkah-langkah mitigasi ke depan dalam menghadapi bencana serupa.
Dalam upaya penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana banjir besar yang melanda Desa Purwajaya yang terjadi pada 12–13 Mei 2025 di Desa Purwajaya, sejumlah instansi turut terlibat aktif, baik dalam proses evakuasi, distribusi bantuan, maupun peninjauan lapangan serta membantu proses pemulihan pasca banjir.
Berikut adalah beberapa instansi yang berperan dalam proses penanganan dan peninjauan setelah bencana banjir:
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Kartanegara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara
Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara
PT. Anugerah Bara Kaltim (ABK)
PT. Insani Bara Perkasa (IBP)
PT. Borneo Alam Mandiri Abadi (BAMA)
Dinas Sumber Daya Mineral (SDM) Provinsi Kalimantan Timur
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur
Tokoh Masyarakat, Dusun, RT, dan Relawan
Kepala Desa Purwajaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh instansi dan pihak swasta serta pihak-pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah turut membantu serta memberikan perhatian dan bantuan nyata dalam masa sulit ini.






Keterlibatan dukungan lintas sektor ini sangat berarti dan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meminimalisir dampak jangka panjang bagi warga Desa Purwajaya untuk pembangunan kembali pasca bencana.

Pemerintah desa berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan semua pihak guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang dan meningkatkan ketahanan desa terhadap bencana.

Berita Lainnya

Bacaan terkait dari desa

Artikel lain yang masih relevan dengan agenda dan informasi terbaru desa.

Lihat semua berita